Hentikan Angkutan Batubara

14 April 2011, 08:44, dibaca 1713 kali
Share |

PALEMBANG - Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) berharap kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin untuk merealisasikan janjinya, menghentikan angkutan batubara yang menggunakan jalan umum hingga akhir Tahun 2011.

Pernyataan sejumlah mahasiswa Unsri itu disampaikan saat seminar bertajuk “Mencari Solusi Angkutan Batubara di Sumsel”, Kamis (7/4) di Palembang. “Kami menunggu janji gubernur agar menghentikan angkutan batubara yang melalui jalan umum,” katanya.

Pada seminar yang digelar Fakultas Hukum Unsri itu, menghadirkan nara sumber pimpinan instansi terkait di Sumsel antara lain Asisten Ekbang Pemprov Sumsel H Eddy Hermanto, Kepala Dishub dan Kominfo Sumsel H Sarimuda.

Salah seorang mahasiswa, Sanjaya menyatakan mereka (mahasiswa,Red) akan menunggu janji gubernur hingga akhir Tahun 2011 ini untuk menghentikan angkutan batubara menggunakan mobil truk melintasi jalan umum.

Sebelumnya Asisten Ekbang, H Eddy Hermanto menyatakan bahwa gubernur sudah menegaskan kendaraan yang mengangkut batubara mulai akhir Tahun 2011 semuanya tidak dibolehkan lagi melalui jalan umum.

“Badan jalan akan mudah rusak, karena adanya angkutan batubara yang setiap hari selalu melintas, dan sering terjadi kemacetan panjang,” katanya.

Sanjaya mengatakan, sejak mobil truk angkutan batubara melintasi jalan umum terutama jalur dari Kampus Unsri di Indralaya Kabupaten Ogan Ilir menuju Kota Palembang, sering menyebabkan kemacetan lalulintas, serta jalan cepat rusak.

“Biasanya Bukit Besar (Palembang)-Indralaya (OI) hanya 30 menit, tapi sekarang waktu tempuh sering lebih dari dua jam,” ujarnya.

Seminar tersebut sebagai upaya untuk mencari solusi terbaik agar batubara dari mulut tambang tetap dapat diangkut, sementara jalan umum tidak cepat rusak, dan kemacetan arus lalu lintas kendaraan dapat diatasi.

Sementara itu Kepala Dishub dan Kominfo Sumsel, H Sarimuda berharap, melalui seminar ini dapat dicarikan solusi agar jalan umum tidak terganggu serta batubara dapat diangkut dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Sedangkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, sebelumnya mengatakan pelabuhan laut Tanjung Api-Api akan terus diperjuangkan, karena apabila terwujud maka produksi batubara dapat ditingkatkan hingga puncaknya nanti mencapai 100 juta ton per tahun.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H Yusri Efendi menyatakan, provinsi itu memiliki cadangan batubara 22,24 miliar ton, atau 48,45 persen dari total cadangan nasional. Cadangan batubara terbanyak di Tanjungenim Muaraenim, dan Kabupaten Lahat. (bar/Ant)
 

sumber: http://palembang.tribunnews.com/view/64887/hentikan_angkutan_batubara



Komentar:

16 September 2011, 09:09
lalagumball:

26 Agustus 2011, 10:52
sumitdavre:

21 April 2011, 02:11
olitherland:
gara-gara batubara rusak satu negara.... shock

Send Your Comment:

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion